Konsumsi Gorengan Memicu Obesitas


Konsumsi Gorengan Memicu Obesitas

KELEBIHAN berat badan atau obesitas bukan berarti Anda harus memusuhi makanan. Yang perlu Anda lakukan adalah menerapkan pola diet cerdas. Pilihlah makanan yang rendah lemak dan melepaskan energi ke aliran darah secara perlahan. Diet yang kaya makanan seperti ini bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Makanan apa saja? Berikut beberapa diantaranya.

Daging rendah lemak, domba, ayam, kalkun, dan ikan berdaging putih merupakan sumber protein yang bagus dengan kandungan lemak rendah. Makanan ini bisa diganti atau divariasikan dengan protein tumbuhan, seperti kacang polong dan tahu. Anda bisa mengonsumsi daging seukuran kartu kredit dan setebal jari Anda, sekali sehari. Selain daging, ayam merupakan pilihan yang bagus. Jika suka ikan, Anda bisa mengonsumsi salmon, ikan kod, atau tuna. Pilihan lain, Anda bisa manambah asupan kacang-kacangan. Bagaimana dengan telur? Tidak perlu menghindar, Anda bisa mengonsumsi 3 atau 4 butir telur seminggu.

Makanan kaya protein sebaiknya disertakan setiap kali makan. Makanan ini dinyatakan membantu merangsang bagian otak yang berfungsi memberi informasi kalau Anda sudah kenyang. Anda bisa mencoba susu, pilihlah susu skim, yogurt tanpa lemak, serta keju rendah atau tanpa lemak.

Yogurt dan buah-buahan merupakan pilihan kudapan yang baik karena hanya sedikit menaikkan kadar gula darah, sehingga menjaga keseimbangan biokimia darah. Anda bisa memilih apel, jeruk, grapefruit (sejenis jeruk berukuran besar dengan rasa yang agak pahit), semangka, aprikot, atau buah persik yang kaya nutrisi. Buah pir juga bisa menjadi idola Anda karena kaya serat larut dan rendah kalori. Jenis makanan ini melepaskan gula secara perlahan, sehingga membuat Anda kenyang lebih lama.

Sayur-sayuran seperti daun salad dan brassica sangat rendah kalori dan mempunyai kepadatan kalori yang rendah. Artinya, Anda bisa mengonsumsi makanan ini dalam jumlah besar tanpa menyediakan energi dalam jumlah besar ke dalam tubuh. Selain jenis ini, Anda juga bisa mengonsumsi ubi jalar, brokoli, bayam, wortel, labu, kol bunga, dan kacang hijau. Jika memungkinkan, konsumsilah sayuran dalam kedaan mentah. Proses memasak akan mengurangi kandungan serat karena memecah serat menjadi karbohidrat.

Seledri, khususnya, mengandung sangat sedikit kalori dan pada dasarnya tidak mengandung lemak. Karena itu, makanan satu ini sangat cocok untuk mengontrol diet.

Roti, sereal, beras, dan pastawhole grain, serta buah-buahan dan sayuran mengandung serat, yang akan membuat Anda kenyang lebih lama.

Asupan cairan. Paling tidak cobalah minum 8 gelas sehari. Batasi asupan jus dan soda.

Makanan yang perlu dihindari

Makanan gorengan, sosis, burger dan produk olahan daging lainnya kaya akan lemak dan mengandung kalori 2 kali lebih banyak dibandingkan makanan kaya karbohidrat dan makanan kaya protein.

Mentega, margarin, dan minyak kaya lemak dan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. Minyak zaitaun juga tetap mengandung lemak yang setara dengan jenis minyak lainnya. Biskuit, kue, pie, dan cokelat juga tinggi lemak dan sebaiknya dihindari jika memungkinkan.

Makanan bergula menyebabkan peningkatan gula dalam darah dengan cepat, yang mengakibatkan pelepasan insulin. Insulin selanjutnya akan mengangkat kelebihan gula dari darah dan disimpan sebagai lemak. (OL-08)