Ogah (Lagi) Maen MLM

Saya bersama istri termasuk yang aktif di bisnis networking, setiap pertemuan kami selalu hadir, stok produk yang banyak untuk jualan saya lakukan, kami juga sangat produktif dalam merekrut member, bayangkan 400 member  langsung yang bisa saya sponsori dalam hitungan bulan, ke daerahpun saya lakoni untuk membina jaringan, tak heran peringkat direktur dan segala fasilitasnya telah kami nikmati, jalan-jalan luar negeri dsb.Sampai akhirnya bertemu dengan sosok Pak Noer Rachman Hamidi yang merubah semuanya.


Suatu ketika istri saya mendapat telepon dari seseorang yang ingin menjadi member dan belanja produk, Janjian di Masjid Raya Pondok Indah di waktu sholat magrib, pas dihari itu saya baru menggunakan mobil baru Xenia saya dan bertemulah kami dengan sepasang suami istri dengan berkendaraan Pajero Sport baru warna silver, tak lama dipelataran mesjid saya berkenalan dan sekaligus prospek tentang manfaat produk dan jadilah Pak Noer dan istrinya distributor di jaringan saya.

Pak Noer Pebisnis Yang Hebat

Pertemanan kami berlanjut sampai di bulan Mei 2010 saya mendapatkan kesempatan Trip gratis Ke Beijing, Pak Noer dan istri juga ikut bersama teman di jaringan saya yang sukses seperti Pak Imron dan pak Rijal. Selama trip inilah saya mengenal siapa pak Noer sesungguhnya dan sejak saat itu saya tertarik.

Terus terang saya sangatlah tertarik, bisnis dilakukan pak Noer sangat jauh dari paradigma MLM, bisnis networking model mlm banyak orang tak mau atau tak sanggup, sebab untuk sukses disana distributor harus sering ikut pertemuan demi pertemuan ( pertemuan katanya jantungnya mlm ). Pertemuan ini sering kali sampai larut malam, tentunya harus meninggalkan anak2 dan istri demi meraih impian.

Cobalah lihat status pak noer di fb yang saya kutip sekaligus saya komentari di sini:

"Dalam berbisnis yang berhasil, kita harus mendapatkan 2 Kebebasan, yaitu: Kebebasan Finansial dan Kebebasan Waktu. Kita dapat mengatur waktu bukan diatur oleh waktu, sehingga kita dapat memberikan waktu yang berkualitas untuk beribadah dan keluarga"

Nah coba kita lihat, banyak yang berbisnis tapi ketika semakin besar bisnisnya semakin tak ada waktu lagi buat ibadah dan keluarga bukan? atau tragisnya lagi semakin besar bisnisnya hutangnya semakin bertambah.

Saya tertarik ucapan beliau ini karena melihat sendiri beliau yang punya waktu banyak dan hampir setiap bulan pergi ke luar negeri dari hasil bisnisnya yang tanpa modal.

Selanjutnya di status yang lain beliau berucap;

"Bisnis yang benar dan baik adalah bisnis yang bisa terukur dari investasi waktu yang telah kita keluarkan dan kebebasan waktu yang akan kita dapatkan, bukan Uang atau Modal... Because Bisnis just Idea...!!!"

Di Bisnis MLM kita sering dapati orang menumpuk barang untuk tujuan naik peringkat, ketahuilah 2 pihak yang diuntungkan kalau stok barang seperti ini adalah sang sponsor dan perusahaan, sedangkan distributor harus susah payah menjual barangnya.

Dibisnis MLM juga sering kita dapati distributor yang merekrut sebanyak-banyaknya member dengan harapan bisnis dan bonusnya semakin besar, ketahuilah tindakan itu hanya mendzolimi diri dan orang lain, sebab setiap bisnis tak melihat banyak dan besarnya jaringan tetapi melihat besarnya omset dan besarnya margin yang diperoleh.

Dimana letak anehnya bisnis Pak Noer? ya sangatlah jelas, beliau membangun bisnis networking dari rumah tidak dengan cara MLM seperti di atas tapi dengan cara yang benar dengan membangun kemitraan bisnis , B2B, Tidak dengan mengandalkan pertemuan, tidak rekrut member, tidak pakai stok barang dsb. Dan Hasilnya luar biasa, income yang stabil, kebebasan waktu dan kebebasan financial.

Sejak itu saya Ogah juga bangun bisnis dengan cara MLM, Melainkan Dengan bangun bisnis berbasis pelanggan dan kemitraan B2B agar bisa banyak waktu untuk ibadah dan keluarga, juga financial freedom,Gimana dengan Anda?

Catatan:

Sukses Bisnis MLM Melilea tanpa harus rekrut member



Video Inspirasi Bisnis dari P Noer




38 Responses to "Ogah (Lagi) Maen MLM"

  1. WAH DITUNGGU KELANJUTANNYA ,SERU,KAYAK SINOTRON AJA YA

    ReplyDelete
  2. @Ainul, sabar ya pak, lagi di konsep dulu, bentar lagi selesai

    ReplyDelete
  3. tertarik pada pak noer? wowwhhh... (just kidding pak :D)

    ReplyDelete
  4. Memang..kita harus belajar terus...apalagi dari orang-orang sukses seperti pa Noer..."jangan pernah berhenti Belajar" pasti akan kita tuai nantinya...ditunggu kelanjutannya hehehe

    ReplyDelete
  5. Pak... ditunggu kelanjutannya ya.... inspiratif dan betul banget tuh,...sy yakin dengan networking, ingin lebih banyak belajar kerja yg benar, dan barokah.....thanks

    ReplyDelete
  6. wah baru tau critanya.....bisa dibikin buku tuh pak cheri

    ReplyDelete
  7. @imron, sip deh, semngat belajar :-) @ dian, amien smg dapat keberkahan yg banyak, @Ice, silahkan, @santy, iya nih belum semua yg heboh diceritain...

    ReplyDelete
  8. Wah.... seperti sinetron aja? Seperti apa Pak Noer itu, sampai2 merubah pola pikir pak Cheriatna tentang MLM? Boleh dong kenal dengan pak Noer.....

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah dapet artikel ini. Bagus pak. Sesuatu yang dari dulu sangat saya percayai...

    ReplyDelete
  10. gt ya pak? pdhl bbrp bln yg lalu sy br join sebuah mlm nih, sy jg sbnrnya alergi sm mlm, tp krn yg ini sistemnya bs dijalankan scr online (sy ga perlu ikut2 pertemuan dan keluar rumah) dan produknya jg kosmetik yg mana sy sendiri jg suka pake (hehe, maklum wanita), jdnya sy tertarik, gmn tuh pak?

    ReplyDelete
  11. Contoh konkret "bangun bisnis berbasis pelanggan dan kemitraan B2B" itu seperti apa ya? Mohon pencerahannya, thanks:-)

    ReplyDelete
  12. pertanyaannya sama dgn Mbak Elka..

    ???

    ReplyDelete
  13. @elka: gpp itu bagus, dgn online cara cerdas berbisnis terutama bagi ibu2 :-)

    ReplyDelete
  14. Lho, kok gak nyambung sich jawabannya? Pertanyaan saya tuh: Contoh konkret "bangun bisnis berbasis pelanggan dan kemitraan B2B" itu seperti apa ya? Tks.

    ReplyDelete
  15. contoh konkret bangun bisnis pelanggan itu, jualan gas, jualan listrik, bisnis sekolah dsb, dimana income datang tiap bulan, kalo berbisnis pembeli itu misalnya jualan mobil, jualan rumah, dimana pembeli tak repeat order secara konstan

    ReplyDelete
  16. pak, maaf sy pemula nih, baru saja nyasar ke blog ini. B2B itu apa pak? sorry for the stupid question, thx

    ReplyDelete
  17. @bayi anak, B2B itu Business to Business

    ReplyDelete
  18. info y menarik...
    btw bpk ada bisnis produk melilea y pak...
    tlg infonya donk...apakah itu termasuk MLM...
    krn sy sedikit tertarik dgn melilea..
    terima kasih..

    ReplyDelete
  19. @ Dewi, sya kebetulan dirctor di melilea, tapi tak jalani cara MLMnya :-)

    ReplyDelete
  20. KLo tdk menjalankan MLM-nya gmn cara menjalankannnya?
    Krn biasanya konsep MLM adalah duplikasi apa yg dilakukan oleh upline dan upline yg sukses tentunya mengikuti konsep-nya perusahaan MLM

    ReplyDelete
  21. saya juga illfeel dgn mlm tapi tulisan Pak Cheri dan kisah Pak Noer begitu meng-inspirasi...
    buku muslim

    ReplyDelete
  22. Jadi distributor MLM menurut saya malah lebih konyol ketimbang jadi pegawai. Sudah kerjanya gak ada batasan waktu, gak digaji. Lebih baik buka usaha sendiri.

    ReplyDelete
  23. Berbisnis MLM tu susah,, cari member, cari omset, ikut pertemuan,, pokoknya banyak dech,, klo diitung2 duitnya enakan buat modal usaha sendiri, jadi tau perputaran duitnya kemana..

    oleh-oleh palembang

    ReplyDelete
  24. iyya juga pak... inspiratif. terimakasih

    buku anak

    ReplyDelete
  25. terimakasih pak...moga bisa sukses jg.

    buku anak

    ReplyDelete
  26. Ada yang lupa bagaimana dengan konsep buying timenya, semua perlu jalan pa noer ataupun bapak semuanya sukses awalnya dari mlm berapa lama buying time untuk itu dan hasilnyapun karunia nikmat yang besar sebagai jalan bapak untuk mencapai posisi sekarang, bagaimanapun yang dilakukan orang MLM tetap mencari rejeki sebagai batu lompatan..tidak semua dipaksakan orang dipaksakan masuk MLM begitupun bisnis yang dijalankan bapak atau pa Noer, hal yang penting bagaimana bisnis kita dapat manfata dan berkah dan dapat mensejahterakan orang lain...banyakk lagi cerita..terima kasih pa cheriatna guru besarku, salam untuk pa Noer, semoga kita semua SUKSES MULIA dunia dan akhirat..amin

    ReplyDelete
  27. Salam,

    saya sudah lama kenal dengan internet, setelah baca artikel ini saya jadi penasaran dengan bisnis semacam ini, saya masih bingung bisnisnya itu gmn klo boleh tahu? produk yg dibisniskan dan caranya gmn ya?

    terimakasih

    ReplyDelete
  28. Inspiratif. Sekarang Sy tinggal belajar bagaimana caranya. :-)

    ReplyDelete
  29. mantab banget. Kapan bisa belajar ya?

    ReplyDelete
  30. setuju sekali pak dengan artikel diatas.. karena om tora sudiro bilang gini pak "lebih baik gw jadi gigolo daripada musti ngikut MLM"

    ReplyDelete
  31. Suatu pandangan/masukan yg bagus untuk di ikuti ..krn sdh ikutan MLM sjk 2009 hasilnya tdk bs sesuai dg yg diharapkan [hanya untung bs konsumsi utk diri sendiri krn kebetulan produknya baik]...tapi sulit mendapatkan omzet dan keuntungan yg sering digembar-gemborkan..
    ditunggu info lainnya bagi yg baru mencoba sbg pelaku bisnis [pemula]

    ReplyDelete
  32. untuk membangun B2B, apakah sistem sudah dibuatkan atau disesuaikan kebutuhan?

    ReplyDelete

Terima kasih bila anda memberikan komentar, semoga saya bisa cepat respon.